Menurut kaum bangsawan Sunda, bahasa Jawa lebih 'tinggi' dan lebih
'halus' daripada bahasa mereka sendiri (F de Haan, Priangan, De
Preanger-Regentschappen onder het Nederlandsch bestuur tot 1811,
1910-1912).
※※※
...apabila seorang bangsawan menerima surat dalam bahasa Sunda hal itu
bisa diartikan sebagai penghinaan (Tom van den Berge, Van Kennis tot
Kunst, Soendanese Poezie in de Koloniale Tijd, 1993).
~via Mikihiro Moriyama, Semangat Baru; Kolonialisme, Budaya Cetak dan
Kesastraan Sunda Abad ke-19.
'halus' daripada bahasa mereka sendiri (F de Haan, Priangan, De
Preanger-Regentschappen onder het Nederlandsch bestuur tot 1811,
1910-1912).
※※※
...apabila seorang bangsawan menerima surat dalam bahasa Sunda hal itu
bisa diartikan sebagai penghinaan (Tom van den Berge, Van Kennis tot
Kunst, Soendanese Poezie in de Koloniale Tijd, 1993).
~via Mikihiro Moriyama, Semangat Baru; Kolonialisme, Budaya Cetak dan
Kesastraan Sunda Abad ke-19.














0 Comments:
Post a Comment