Mata Keranjang Sukarno

. Aug 17, 2008
  • Agregar a Technorati
  • Agregar a Del.icio.us
  • Agregar a DiggIt!
  • Agregar a Yahoo!
  • Agregar a Google
  • Agregar a Meneame
  • Agregar a Furl
  • Agregar a Reddit
  • Agregar a Magnolia
  • Agregar a Blinklist
  • Agregar a Blogmarks

Soeharto tak diincar bunuh oleh Gerakan 30 September. Maka, simpul WF Wertheim, Soeharto tahu peristiwa itu. Roeslan Abdulgani, Sukarnois (dia sendiri menolak ejaan SOEKARNO) sekaligus Soehartois, menganggap itu tak masuk akal sebab Soeharto memang bukan jenderal penting.

Roeslan kemudian bertemu Wertheim di Belanda. Wertheim percaya, CIA memang berperan menjatuhkan Sukarno. Salah satu indikasinya, kedekatan Pat Price, cewek Amerika yang kawin sama wartawan Australia. Pat ingin kenal Sukarno lewat Roeslan waktu ke Mesir bertemu Gamal Abdul Naseer.

Kata Roeslan, Sukarno yang memang mata keranjang juga menanyakan itu cewek. Pat kemudian memang sekolah di Indonesia. Roeslan beberapa kali menemani Pat bertemu Sukarno. Roeslan mau mematahkan keterlibatan CIA. Pada saat lain, Roeslan cenderung percaya CIA bermain, pada kasus pembagian jaket kuning buat demo mahasiswa
penentang Sukarno.

Tapi Roeslan percaya, kalaupun benar CIA bermain, tidak dapat dikatakan bahwa PKI tidak bersalah sama sekali. Roeslan sudah tiada, tak bisa ditanya ulang. Sekali bertemu dan bicara lama dengan Roeslan di Surabaya 5 tahun lalu tapi belum baca sebagian besar keterangannya.

foto: buku Casper Schuuring

0 Comments: